The curriculum as an instructional design occupies a very strategic place in all aspects of educational activities. Given the importance of curriculum development in education, the preparation must refer to a solid foundation. The basis for program formation is not only needed for program designers macro or programmers, who are often called ideal programs, but also must be understood and used as a basis for implementing micro study programs, especially pedagogical advisers, teachers and other stakeholders related to management tasks. education, as a guiding tool for the implementation of educational programs at every type and level of education. With this important position, program development cannot be carried out haphazardly, but must be based on different considerations, or on the basis of taking it as the basis for implementing the educational process, in order to facilitate its implementation more efficiently and effectively. effective programme. effective educational and ...
Melaluikegiatan pembelajaran buku pilar karakter peserta didik dapat membedakan nilai-nilai pendidikan karakter baik dan tidak baik melalui gambar buku ajar pilar karakter, sehingga peserta didik di RA 'Aisyiyah Nglayang menjadi lebih mandiri, disiplin dan tanggung jawab. Salah satu upaya guru untuk mengatasi anak yang belum fokus dalamTugas Guru – Guru adalah seorang pendidik yang mengajarkan ilmu kepada muridnya. Gurung memiliki jasa yang besar karena mengajarkan ilmu yang belum diketahui oleh seorang murid. Guru merupakan profesi yang berkaitan dengan dunia pendidikan, mereka adalah orang yang memiliki pengetahuan luas, ilmu yang tinggi, serta keterampilan dalam mengajar. Dalam pengertian umum, guru adalah seorang pendidik, pengajar, pemberi bimbingan, pemberi pelatihan fisik atau non fisik, pemberi penilaian, hingga seorang yang melakukan evaluasi terhadap satu ilmu atau lebih kepada seluruh peserta didik. Tugas dan peran guru tidaklah sekeder memberi materi pelajaran kepada siswanya. Lebih dari itu, ternyata guru punya Tugas, Peran, serta Tanggung Jawab yang harus ditunaikan. Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai apa saja Tugas Guru, Tanggung Jawab, serta Perannya di sekolah. Tugas khusus guru Guru memiliki tugas khusus yang wajib untuk ditunaikan dalam lingkungan pendidikan. Ada tiga tugas khusus guru, yaitu guru sebagai pengajar, guru sebagai pendidik, dan guru sebagai pemimpin. A. Guru sebagai pengajar Guru sebagai pengajar atau intruksional bertugas dalam merencanakan program pengajaran, melaksanakan program yang telah disusun, dan melakukan penilaian terhadap program yang telah dilaksanakan. Mengajar adalah memberikan ilmu pengetahuan kepada murid, melatih keterampilan, memberi bimbingan, pedoman, merancang pengajaran, serta menilai aktivitas pembelajaran. Sedangkan pengajar adalah orang yang mengajar. B. Guru sebagai pendidik Guru juga punya tugas sebagai seorang pendidik atau edukator. Guru bertugas dalam mengarahkan peserta didik pada tingkat kedewasaan yang berkepribadian sempurna. Seorang guru harus membuat peserta didiknya memiliki kepribadian dan perilaku yang baik dan tertanam kuat. Seorang guru harus membina peserta didik dengan pengajaran yang dapat menumbuhkan budi pekerti yang luhur baik secara lisan maupun praktik. Guru juga perlu menjadi cerminan perilaku yang baik terhadap siswa-siswanya. C. Guru sebagai pemimpin Guru memiliki tugas sebagai pemimpin, yaitu bertugas dalam memimpin, mengendalikan, mengarahkan, mengawasi, serta mengontrol peserta didik dalam proses pembelajaran. Guru harus menjadi seorang pemimpin yang baik sehingga dapat menjadi cerminan bagi siswanya. Tugas guru dalam memimpin tidaklah mudah, sebab guru juga perlu mengendalikan dan selalu bersikap sebaik mungkin dalam berbagai tindakan sehingga siswa mencontohnya. Guru sebagai pemimpin juga harus bisa mengendalikan setiap perilaku dan perbuatan siswanya di sekolah. Tugas Umum Guru Di Sekolah Tugas umum guru Guru punya tugas umum yang cukup banyak dalam dunia pendidikan. Seorang guru harus mendidik, menjalankan rangkaian proses pembelajaran, memberi dorongan, memuji, menghukum, memberi contoh, hingga teladan terhadap muridnya. Berikut ini penjelasan lebih lengkap tentang tugas seorang guru. A. Melatih murid Guru tidak hanya menyampaikan ilmu atau materi pembelajaran saja, namun juga harus melatih muridnya untuk bisa memahami dan mempraktikkan ilmu yang sedang dipelajari. Melatih murid sangat penting supaya mereka dapat mengaplikasikan ilmu yang baru saja dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Guru punya cara tersendiri dalam melatih murid untuk menguasai suatu hal. Melatih seorang murid juga perlu memiliki kesabaran karena murid pasti tidak mahir dalam sekali pengajaran. Dibutuhkan waktu serta pembiasaan terhadap murid untuk menanamkan ilmu dalam dirinya. B. Memberikan motivasi kepada murid Guru juga bertugas dalam menciptakan sebuah motivasi yang dapat dipegang oleh murid-muridnya. Motivasi ini penting dalam membangun jiwa yang maju pada peserta didik. Dengan motivasi, mereka bisa memiliki semangat untuk mencapai tujuan serta cita-citanya di masa depan. Jadi seorang guru harus menjadi seorang motivator terhadap muridnya yang akan mendorong pribadi si murid untuk berkembang. Guru bisa memotivasi muridnya di sela-sela pembelajaran dengan sebuah kalimat atau ucapan yang sifatnya membangun. C. Mendisiplinkan murid Disiplin adalah hal yang sangat penting bagi setiap insan. Jadi sikap disiplin harus tertanam pada setiap orang sejak dini. Guru memiliki tugas penting dalam melatih kedisiplinan muridnya. Seorang guru harus membiasakan pengaturan waktu yang baik serta memberi arahan siswanya untuk melakukan sesuatu tepat waktu. Ada beberapa contoh kecil seperti mengharuskan siswa masuk kelas 5 menit sebelum bel berbunyi. Jika terlambat, maka murid tersebut harus di hukum untuk membangun kepribadian yang disiplin dalam dirinya. D. Membimbing dan mengarahkan murid Menjadi seorang guru harus punya komitmen yang kuat dalam membimbing serta mengarahkan murid ke jalan yang benar. Seorang guru perlu membimbing muridnya dalam pengajaran serta ilmu yang belum mereka ketahui. Guru juga perlu mengarahkan murid-muridnya dalam hal yang baik. Satu contoh, guru membiasakan murid-muridnya tentang kesopanan, melarang berkelahi, serta menunjukkan contoh budi pekerti yang baik. E. Guru memberi penilaian Tugas guru tak hanya mengajar dan melatih muridnya. Guru juga perlu memberi penilaian terhadap setiap pengajaran yang telah disampaikan pada muridnya. Guru menilai murid dari budi pekerti, perilakunya di sekolah, serta penilaian materi pembelajaran. Dalam menilai, guru tidak boleh pilih kasih. Guru harus menilai muridnya dengan teliti dan cermat untuk melihat siswa yang berkembang dalam materi pembelajaran serta siswa yang telah berbudi pekerti dalam lingkungan sekolah. F. Menciptakan keakraban dalam kelas Tugas guru selanjutnya adalah membuatmu akrab dengan teman-teman di kelas. Guru menjadi mediator yang memperkenalkan setiap siswanya satu sama lain sehingga mereka dapat menjalin hubungan yang baik. Keakraban dalam kelas dapat tercipta dengan baik karena guru berusaha mendekatkan setiap siswanya. G. Menumbuhkan ide siswanya Dalam mengajar siswanya, guru tak selalu memakai metode yang monoton dan membosankan. Ada banyak cara yang dilakukan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Tujuannya adalah supaya lebih mudah dipahami dan menumbuhkan ide-ide pikiran si murid. H. Guru sebagai wali kelas Tugas umum guru selanjutnya adalah sebagai wali kelas. Guru sebagai wali kelas memiliki tanggung jawab dalam mengatur dan mengelola kelas. Guru harus menciptakan suasana kelas yang tertib, patuh dengan aturan, serta kelas yang murid didalamnya memiliki hubungan baik dengan sesama. I. Guru mengevaluasi murid Setiap siswa memiliki tingkat kecerdasan dan pemahaman yang berbeda-beda. Guru memiliki tugas dalam mengevaluasi setiap siswa untuk mengetahui potensi yang belum terlihat pada siswa tersebut. Terkadang siswa terlihat kurang pandai dalam suatu pelajaran, tapi siswa tersebut punya bakat terpendam seperti melukis. Seorang guru tidak boleh membeda-bedakan siswanya, guru harus mendorong setiap siswa untuk berkembang sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki. Peran Guru Di Sekolah Peran guru Nah setelah membahas tugas khusus dan tugas umum guru, selanjutnya kita perlu mengetahui peran seorang guru di sekolah. Guru berperan sebagai organisator, demonstrator, pengelola kelas, mediator, hingga fasilitator. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan berikut. a. Guru sebagai organisator Guru memiliki peran sebagai organisator, artinya guru harus menciptakan sebuah proses pembelajaran yang dapat dipertanggungjawabkan secara formal maupun moral. Sebagai organisator, guru juga harus mampu mengorganisir siswa serta mengatur kelas dengan baik. b. Guru sebagai motivator Guru bukan hanya mengajar dan menyampaikan materi pembelajaran, seorang guru harus mengambil peran sebagai motivator bagi siswanya. Guru perlu memotivasi dan memberikan dorongan pada setiap siswa supaya mereka memiliki semangat dalam menjalani pendidikan. c. Guru sebagai mediator Guru sebagai mediator hendaknya memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pendidikan. Media pendidikan merupakan dasar yang sangat diperlukan sebagai alat komunikasi untuk lebih mengefektifkan proses pembelajaran. d. Guru sebagai fasilitator Guru juga berperan sebagai fasilitator, artinya guru harus memberikan fasilitas atau kemudahan dalam proses belajar-mengajar. Guru sebagai fasilitator mengambil sedikit peran sekolah dalam memenuhi kebutuhan setiap siswa di sekolah. e. Guru sebagai pengelola kelas Peran guru sebagai pengelola kelas adalah mengatur kelas dengan baik serta menciptakan lingkungan kelas yang mendukung proses belajar-mengajar. Dalam mengelola kelas, guru harus memperhatikan berbagai aspek yang diperlukan seperti ketertiban siswa, kebersihan kelas, hingga kenyamanan dalam kelas. f. Guru sebagai demonstrator Dalam mengajar siswa, seorang guru perlu memiliki pemahaman serta keahlian dalam penyampaian materi. Guru sebagai demonstrator artinya memiliki cara tersendiri dalam mendemokan atau mengajarkan ilmu dengan cara yang mudah dipahami oleh siswa. g. Guru sebagai klimator Guru sebagai klimator memiliki peran dalam menciptakan iklim belajar yang menyenangkan dan kondusif. Artinya, dalam proses belajar-mengajar, ada interaksi yang baik antara siswa dengan guru. Siswa juga harus diatur supaya mendengarkan dan memperhatikan guru saat mengajar. h. Guru sebagai inspirator Selain menjadi motivator bagi siswanya, guru juga berperan sebagai inspirator. Artinya, guru harus memberikan inspirasi bagi kemajuan peserta didik. Inspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi contoh dan semangat siswa supaya memiliki tujuan dalam pendidikan. i. Guru sebagai informator Seorang guru berperan sebagai seorang informator. Artinya guru adalah sumber informasi bagi siswanya, sehingga saat siswa bertanya tentang materi pembelajaran, guru perlu memberikan jawaban dan pemahaman kepada siswa. j. Guru sebagai inisiator Seorang guru juga berperan sebagai inisiator sehingga memiliki inisiatif tentang kemajuan dalam pembelajaran. Guru harus mencetuskan ide-ide yang berperan dalam penyampaian materi pembelajaran demi memudahkan siswa untuk memahami. k. Guru sebagai kulminator Peran guru selanjutnya adalah sebagai kulminator, guru adalah orang yang mengarahkan proses belajar-mengajar secara bertahap dari awal hingga akhir atau kulminasi. Dengan ini, siswa akan sampai pada tahap kulminasi yang mana siswa akan mengetahui kemajuan belajarnya. l. Guru sebagai evaluator Mengevaluasi adalah peran penting yang harus dijalankan oleh seorang guru. Dalam proses belajar-mengajar, guru harus menjadi evaluator yang baik dalam mengevaluasi perkembangan setiap peserta didik. Evaluasi ini sangat penting dalam mengetahui potensi setiap peserta didik dan mengetahui perkembangan belajar mereka sehingga guru dapat mengetahui keberhasilan pencapaian tujuan peserta didik. Baca juga Cara membentuk kelompok belajar Oleh karena itu, menjadi seorang guru memang mengemban tanggung jawab yang cukup berat. Guru tak hanya menyampaikan ilmu bagi para peserta didik, namun juga haru menjalankan tugas serta peran yang penting dalam sekolah. Dimanaguru sebagai pengajar lebih menekankan kepada tugas dalam merencanakan dan melaksanakan pengajaran. Sebagai bentuk tanggung jawab guru terhadap tugas sebagai pengajar maka seorang guru dalam melakukan proses pengajarannya haruslah memiliki perangkat pembelajaran yang lengkap diantaranya yaitu Prota, Prosem, Silabus, RPP sehingga pada saat waktu proses belajar mengajar mengajar guru
pencocokangambar dan teks dalam bentuk kartu yang dilubangi. Apa yang kalian butuhkan? 1. Kertas berwarna atau kertas manila digunting menjadi persegi. 2. Gambar perangkat keras dan teks deskripsi dari perangkat tersebut yang dicetak di kertas tersebut. Guru kalian yang akan menyiapkan gambar-gambar tersebut. 3. Gunting, hole punch (pelubang
azra7189 azra7189 PPKn Sekolah Menengah Pertama terjawab Menjelaskan dengan bera Menjelaskan dengan benar Iklan Iklan ihsan689c ihsan689c Menerangkan gambar yang di bawa oleh guru, manfaat nya/kegunaannya dan guru mendidiksiswanya dengan penuh tanggung jawab 1+1=2 ini yang benar,, lolo marlinainha kau nih 1+1=5 sok Jpng kalean naniiiii Omaewa mo sendeu Iklan Iklan Pertanyaan baru di PPKn Membuat narasi opini ttg pentingnya pelajaran ppkn / pendidikan pancasila dimasa sekarang dan dimasa yang akan datang 10 paragraph / atau sampai 2 hal … aman double folio tolong ya​ Ing ngisor iki piranti kang di gunak ake kanggo pagelaran wayang kejaba Diketahui umur keysya 16 thn dan umur radit 8 thn perbandingan umur radit dan umur keysya adalah Diketahui polynomial fx=2x³-x²+4x-5 dan gx = -x²+ px -7 jika fx dan gx bernilai sama untuk x= -1 tentukan nilai g4 3 bilangan genap yang berurutan jumlahnya 78. Jika bilangan pertama adalah Y maa model matematika yang sesuai kontek tersebut adalah Sebelumnya Berikutnya Iklan
MenurutZakiah Daradjat, tugas guru pendidikan agama Islam adalah sebagai berikut : 1. Tugas pengajaran (guru sebagai pengajar) Sepanjang sejarah keguruan, tugas guru yang tradisional adalah mengajar. Karenanya sering orang salah duga, bahwa tugas guru hanyalah semata-mata mengajar. Bahkan masih banyak diantara guru sendiri yang beranggapan- Tanggung jawab merupakan kesadaran seseorang terhadap pekerjaannya baik di lingkungan keluarga, masyarakat, ataupun sekolah. Sekolah menjadi wadah peserta didik untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi dari sebelumnya. Keberhasilan pendidikan akan tercapai jika ada usaha untuk meningkatkan mutu satu contoh sikap tanggung jawab siswa di sekolah adalah belajar. Siswa yang sadar pada tugasnya merupakan siswa yang mandiri, disiplin, dan tanggung jawab. Dalam jurnal Tingkat Tanggung Jawab Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 13 Yogyakarta dan Implikasinya 2016 oleh Febriani Putri Dewi, tanggung jawab belajar adalah kesadaran siswa akankewajiban dalam suatu kegiatan belajar. Baca juga Sikap Tanggung Jawab dalam Kehidupan Sehari-HariKegiatan belajar sebagai rutinitas maupun kegiatan yang diminta guru. Siswa yang memiliki tanggung jawab selama belajar akan berani menanggung risiko terhadap pekerjaannya. Beberapa contoh sikap tanggung jawab siswa di sekolah selain belajar, di antaranya Mematuhi tata tertib sekolah, seperti menggunakan seragam dan masuk sekolah tepat waktu. Menghormati guru. Menjaga kebersihan sekolah, seperti membuang sampah pada tempatnya dan melaksanakan piket harian sesuai jadwal. Memiliki sikap toleransi antarsiswa dan tidak berkelahi antarsesama. Aktif berperan di kelas sebagai ketua kelas, bendahara, sekretaris, dan lainnya. Menjaga nama baik sekolah dengan tidak melakukan perbuatan negatif. Melaporkan ke guru jika melihat pelanggaran. Jika melakukan kesalahan, mengakui perbuatan dan siap menebus, menjalani sanksi, atau memperbaikinya. Karakteristik tanggung jawab belajar Dalam buku Pendidikan Karakter Landasan, Pilar, dan implementasi 2014 karya Muhammad Yaumi, karakteristik tanggung jawab belajar yang perlu ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu Baca juga Arti Tanggung Jawab dan Ciri-Cirinya Melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan dalam belajar Selalu menunjukkan ketekunan, kerajinan, dan terus berusaha dalam belajar Selalu melakukan yang terbaik untyuk dirinya dan orang lain Selalu disiplin dan mengontrol diri dalam keadaan apa pun saat belajar Selalu mengkaji, menelaah, dan berpikir sebelum bertindak Mempertimbangkan dan memperhitungkan semua konsekuensi dari hasil belajar. Sedangkan indikator tanggung jawab belajar, adalah Melaksanakan dan menyelesaikan tugas dengan sungguh-sungguh Mau menerima akibat dari perbuatannya Mengerjakan tugas dengan senang hati Menyerahkan tugas tepat waktu Dapat berkonsentrasi pada pembelajaran yang rumit Menepati janji Baca juga Jenis-jenis Tanggung Jawab sebagai Warga Masyarakat Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tugasdan tanggung jawab seorang guru sebagai pendidik adalah mendidik sekaligus mengajar, yaitu membantu peserta didik untuk mencapai kedewasaan. Dalam proses pembelajaran tugas utama guru selain sebagai pengajar juga sebagai pembimbing. Guru hendaknya memahami semua aspek pribadi peserta didik baik fisik maupun psikis dan mengenal, memahamiDalamsebuah kolaborasi, setiap individu yang terlibat saling membantu satu dengan lain. Dalam modul berjudul Konsep, Pengertian, dan Tujuan Kolaborasi oleh Dr. Drs. Choirul Saleh,M.Si yang diterbitkan oleh Universitas Terbuka, dijelaskan secara etimologi kolaborasi adalah "collaborative" berasal dari kata "co" dan "labor". Maka Sesungguhnyaguru merupakan seorang key person yang paling mengetahui tentang kebutuhan kurikulum yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Karena itu sewajarnya apabila dia turut aktif dalam pembinaan kurikulum di sekolahnya. Untuk mengubah kurikulum itu tentu tak mungkin, akan tetapi dalam rangka membuat atau memperbaiki proyek-proyek pelaksanaan kurikulum, yang berhubungan Tanggungjawab guru pada kegiatan dalam gambar adalah - 26251615 irfan54462 irfan54462 07.01.2020 PPKn Sekolah Menengah Pertama terjawab Tanggung jawab guru pada kegiatan dalam gambar adalah 2 Lihat jawaban Iklan Iklan Yogiswara2229 Yogiswara2229 Jawaban: mengajarkan murid yang belum bisa. maaf kalok salah Oleh Nov, 2021 2 komentar. DAPODIK.co.id - Pentingnya Administrasi Guru Dalam Kegiatan Pembelajaran. Di Indonesia, rendahnya mutu pendidikan merupakan salah satu dari empat masalah pokok pendidikan yang telah diidentifikasi sejak tahun 60-an. Perhatian terhadap pendidikan memang cukup besar, namun meskipun sudah banyak usaha